Minggu, 11 Januari 2015

Tak Berbalas

Hari-hari terasa begitu cepat yaa???
Aku yang biasanya memanjangkan lengan baju tetapi kali ini menyingsingkannya
Matahari mulai menyilaukan ruangan kelas ini
Ku rasa musim panas telah tiba

Sawah yang hijau di pinggir sekolah
Ingin ku melihatmu di kelas ini dan kita mengerjakan tugas bersama-sama

Senyummu...
Membuat hati ini seperti tertiup angin
Kau yang sedang mengerjakan tugas
Senyummu...
Kau pun menoleh ke arah ku namun aku hindari tatapan itu.
Kau senyum kepadaku, senyuman yang belum pernah ku lihat sebelumnya.

Matahari mulai menyinari ruang kelas ini
Saat yang tepat untuk aku terbuai dalam lamunan ini
Ku lihat kamu yang duduk beberapa meja di depan ku dengan anak cowok lain
Membuat rasa sakit timbul di dada.

Aku menyukaimu lebih dari seorang teman
Walau tak terucapkan tak apa
Hanya pada sosok mu lah aku melabuhkan perasaan ini

Kesedihan ini...
Yaa ku ingin miliki dirimu walaupun dalam mimpi
Kesedihan ini...
Cintaku yang tak terbalaskan membuatku terpukul
Kau pun kembali menoleh
Saat itu juga mata kita bertemu dan aku sadar hanya sebatas teman

Kerudung putih mu itu disatukan oleh peniti
Peniti itu tak akan bisa ku tangkap
Jika ku sentuh peniti itu maka akan hilanglah segala ilusi ini

Janganlah kau lepas peniti itu
Tetaplah seperti itu
Seperti diriku yang berusaha
Janganlah kau lepas
Tetaplah menjadi gadis yang menggunakan peniti itu.


0 komentar:

Posting Komentar