pergi?
Semenjak kehadirannya kamu berubah. Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi padamu. Yang ku tahu dulu kita begitu dekat. Tak ada hubungan spesial namun saling mengerti, saling mengingatkan, saling peduli satu sama lain. Kau yang selalu mengkhawatirkan ku, pun begitu sebaliknya.
Hari-hari yang kau lewati selalu ada aku di dekatmu, begitu juga sebaliknya. Namun, lagi-lagi aku tak mengerti mengapa dia yang sekarang menggantikanku. Aku rindu hari itu, hari di mana aku dan kau berbagi cerita tentang hari yang telah kita lewati. Entah itu buruk ataupun bahagia. Kau tak rindu juga kah?
Hei kamu, masih ingat tentang ucapanmu yang tak akan pernah menghilang dari ku? Ucapanmu itu masih teringat jelas dalam memoriku. Hingga kini aku selalu mengingatnya. Kau memang tak pernah menghilang tapi kau menggantikanku dengan yang lain. Tubuhmu masih ada, bahkan masih sama, tapi mungkin hatimu yang telah berubah.
Aku tak tahu apa itu bertahan, yang ku tahu aku selalu bersabar. Berusaha membencimu juga aku tak bisa, lantas apa yang harus aku lakukan? Menunggu hatimu kembali atau aku harus pergi?
0 komentar:
Posting Komentar