Bodoh.
Mungkin aku memang bodoh.
Aku terus mengejarmu namun kau semakin jauh.
Rasa cinta ini menutupi segala rasa sakit ini.
Mungkin inilah cinta.
Aku tau kamu gak bakal pernah ada rasa sama aku. Tapi lagi-lagi, rasa cinta ini seperti menutupi hal itu.
Entah sudah berapa banyak yang bilang aku ini bodoh. Bodoh karena terus mengharapkanmu.
Aku gak peduli kata-kata orang itu. Walau terkadang hati ini seperti tertusuk pisau saat ada yang bilang aku ini bodoh. "Hahaha" yaa setidaknya itulah kata-kata yang bisa aku ucapkan saat teman-temanku bilang aku ini bodoh.
Mungkin mereka belum merasakan apa itu rasanya cinta yang dalam. Aku sadar apa yang telah aku lakukan ini semakin membuatku hancur. Namun rasa cinta itu lagi-lagi menutupinya.
Kita di kelas sering ngobrol tapii.... hanya sebagai teman, hahaha. Banyak yang bilang hidupku tak ada gunanya jika ku terus mengharapkanmu, dan lagi-lagi untuk kesekian kalinya rasa cinta itu menutupinya.
Saat ku melihatmu di sampingku aku hanya bisa berujar "aku gak bakalan ada di hati kamu". Entah berapa kali hati ini retak setiap melihatmu dengannya.
Kadang aku berpikir dan berbisik dalam hati "kapan aku bisa seperti dia yang selalu ada bersama mu?". Dan aku kembali tersadar bahwa aku tak akan bisa bersama mu.
Namun, setidaknya aku bisa dekat denganmu walau hanya sebatas teman saja.


