A homepage subtitle here And an awesome description here!

Senin, 08 Juni 2015

Kamu Dan Dia

Hey kamu..
Iyaa kaamuuu...
Kamu yang sekarang sama dia hehehe
Kamu tau gak? Masa aku sering mikirin kamu, padahal kan kamu sering nyakitin aku yaa? Wkwk
Kamu lebih seneng yaa sama dia dibanding sama aku? Iyaa aku tau kok dia putih aku buluk :(
Kamu tau gaak? Banyak lhoo yang jelek-jelekin kamu di depan aku, tapi aku diem aja. Tenang aja kook aku gak bakal ikut-ikutan jelekin kaamuuu. Kamu kan sempurna di mata aku hehehe meskipun aku tau aku gak sempurna di mata kamu :(

Gimana kamu sama dia? Lebih bahagia kan? Iyalah pasti dari chat kamu ke dia aja udah beda kyk ada manis-manisnya gitu, coba pas chatan sama aku beuh beda deeh. Kamu tau gak sebenarnya apa yang aku rasain pas aku ngeliat kamu sama dia? Sebenernya aku tuh sakit tapi aku pura-pura senyum aja di depan mata kamu pas aku baca chatan kamu sama dia.

Aku boleh minta satu hal gak ke kamu? Aku mohon jangan jadiin aku pelarian pas kamu lagi kesel sama dia, itu urusan kamu jangan bawa-bawa aku. Aku sih pengennya ngejauh dari kamu, tapi kadang aku juga mikir kalo aku ngejauh kamunya kasian gakada temen curhat :( Baik kan aku? Taapii kamunyaaa.... Yagitu deh-_-


Sabtu, 06 Juni 2015

Tak Peduli

Kini aku sama sekali tak peduli denganmu. Aku tak peduli apapun tentangmu entah itu kabarmu atau hidupmu, entah mengapa itu bisa hilang dalam waktu sekejap padahal aku tak ada niat untuk melupakanmu. Namun inilah yang terjadi aku telah melupakanmu semua tentangmu.

Mungkin ini hadiah dari sang kuasa, hadiah atas rasa sakit yang selalu aku rasakan setiap melihatmu dengannya. Tuhan memang adil, Ia tak membiarkan hambanya dalam kesakitan yang amat dalam. Aku selalu teringat bagaimana sakitnya setiap ku melihat kau bersamanya, melihat kau bercanda dengannya.

Sekarang aku telah berhasil menembus sakitnya melihat kau bersamanya, kau yang jatuh cinta dengannya. Sedangkan aku waktu itu jatuh hati kepada kau.

Aku bersyukur kepada Tuhan. Aku bisa melupakanmu dengan cepat padahal ku kira ku tak dapat melupakanmu karena aku merasa inilah cintaku yang abadi. Mungkin memang salah ku dulu menganggapmu seperti itu, namun sekarang aku telah menemukan yang lain.

Selamat tinggal cintaku.


Kamis, 14 Mei 2015

Mantan

Kamuuu, iya kamu mantaan. Aku sudah mencoba berkali-kali melupakanmu namun aku tak bisa. Ku dengar nasehat dari teman ku namun tetap saja aku tak bisa. Aku tak bisa melupakan sosokmu.

Aku juga sudah mencoba mencintai orang lain, namun lagi-lagi aku tak bisa. Bayangmu selalu ada dalam pikiran ku. Mengapa ini harus terjadi padaku? Padahal hampir satu tahun yang lalu kita tak pernah bertemu.

Kamu masih inget kan? Aku sering nyanyi di depan kelas "ah mungkin bagi dirimu hanya teman sekelas saja yang jalan pulangnya searah" hahaha. Sekarang kalo aku lagi kangen kamu aku sering nyanyi lagu itu namun teman SMA ku sering salah paham sehingga aku dikira suka sama teman sekelas ku itu, padahal tidak sama sekali.

Kamu mau tau sudah berapa banyak orang yang aku coba sayangi selama aku sudah berpisah denganmu? Banyak sekali, banyak. Tapi entah mengapa selalu saja aku membandingkannya dengan mu yang terasa begitu melekat di hati ku.

Kini waktu sudah berjalan hampir setahun sejak kita bertemu terakhir kali ketika pengambilan ijazah.
Dan sampai saat ini ku masih menyimpan bayanganmu dalam benakku.


Minggu, 10 Mei 2015

Semua Telah Berubah

Perasaan ini tiba-tiba muncul
Tiba-tiba dateng gitu aja
Tanpa sebab padahal awalnya aku sukanya sama temen kamu, tapi ternyata kamu yang lebih perhatian.
Sekarang aku selalu deg-degan saat ada di dekatmu.
Padahal dulu biasa aja
Inikah yang namanya cinta mendadak?

Aku gatau aku harus apa
Setiap aku bm kamu, kamu selalu cuek. Aku gatau salah aku apa, padahal dulu sebelum aku suka sama kamu, kamu jawabnya gak pernah cuek. Malah dulu temen kamu yang cuek pas aku masih suka sama dia. Tapi sekarang? Dia gak cuek pas aku udah gakada rasa sama dia. Kenapa ini terjadi padaku seakan-akan aku tidak boleh jatuh cinta kepada siapapun.

Setiap aku duduk di kelas aku selalu memperhatikan mu padahal dulu aku bahkan tidak pernah memandangmu seperti ini. Dulu aku menggapmu hanya teman biasa saja. Namun semua berubah ketika setiap malam dalam tiga hari berturut-turut kamu hadir dalam mimpi aku.

Matamu yang dulu biasa saja entah mengapa sekarang terlihat lebih menarik. Wangi tubuhmu dulu yang aku anggap biasa saja sekarang entah mengapa begitu menarik. Apalagi pas aku berdua goncengan sama kamu kadang, tercium wangi tubuhmu. Mengingatkanku pada teman masa smp ku.

Di dalam kelas aku sering melihatmu berdua bersamanya dan itu membuat hati ku sakit. Padahal dahulu rasa sakit dalam dadaku tidak ada ketika aku melihat kau bersamanya. Inikah semua yang terjadi, waktu telah berjalan. Membawa perasaan ini kepada dirimu. Yaa, segalanya telah berubah. Sekarang aku menyukaimu dan aku telah melupakan temanmu.


Selasa, 14 April 2015

Palsu

Hhmmm
Gimana kamu sama dia? Aku lihat-lihat kalian makin deket. Aku liatnya pake teropong jadi jelas hehehe. Kamu bahagia yaa sama dia? Iya aku tahu kamu bahagia sama dia kan? Keliatan kok pas kamu sama dia kamunya ketawa mulu beda pas sama aku, tapi kamu gak fake smile kan? Kyk aku ngeliat kamu sama dia selalu senyum padahal mah yaahh hahaha. Kenapa kalian gak jadian? Kan cocok. Kamunya manja dianya tegas, beda deh sama aku.

Oiya, kamu masih inget kan pas kita goncengan? Kayaknya kita ngobrolnya dikit yaaa? Beda pas kamu sama dia, kamu lebih nyaman lebih sering ngajak dia ngobrol. Jangan kan ngobrol ketawa-ketiwi dikit aja enggak hahaha. Aku ngeliat kok pengorbanan dia sama kamu, dia lebih berjuang, buktinya waktu itu dia malem-malem ke rumah kamu nganter makanan, lah aku? Hahahaha. Padahal kan rumah kamu jauh harus pake helm sama bawa stnk.

Kamu sering kan ngeliat aku senyum di kelas? Pastilah sering. Kamu tau gak? Itu kan palsu, tapi aku pinter kan nyembunyiinnya? Itu bakat aku dari smp lho hehehe. Pokoknya inget aja deh setiap aku senyum di kelas itu tuh palsu.


Selasa, 27 Januari 2015

No caption needed.

Bodoh.
Mungkin aku memang bodoh.
Aku terus mengejarmu namun kau semakin jauh.
Rasa cinta ini menutupi segala rasa sakit ini.
Mungkin inilah cinta.

Aku tau kamu gak bakal pernah ada rasa sama aku. Tapi lagi-lagi, rasa cinta ini seperti menutupi hal itu.
Entah sudah berapa banyak yang bilang aku ini bodoh. Bodoh karena terus mengharapkanmu.

Aku gak peduli kata-kata orang itu. Walau terkadang hati ini seperti tertusuk pisau saat ada yang bilang aku ini bodoh. "Hahaha" yaa setidaknya itulah kata-kata yang bisa aku ucapkan saat teman-temanku bilang aku ini bodoh.

Mungkin mereka belum merasakan apa itu rasanya cinta yang dalam. Aku sadar apa yang telah aku lakukan ini semakin membuatku hancur. Namun rasa cinta itu lagi-lagi menutupinya.

Kita di kelas sering ngobrol tapii.... hanya sebagai teman, hahaha. Banyak yang bilang hidupku tak ada gunanya jika ku terus mengharapkanmu, dan lagi-lagi untuk kesekian kalinya rasa cinta itu menutupinya.

Saat ku melihatmu di sampingku aku hanya bisa berujar "aku gak bakalan ada di hati kamu". Entah berapa kali hati ini retak setiap melihatmu dengannya.

Kadang aku berpikir dan berbisik dalam hati "kapan aku bisa seperti dia yang selalu ada bersama mu?". Dan aku kembali tersadar bahwa aku tak akan bisa bersama mu.

Namun, setidaknya aku bisa dekat denganmu walau hanya sebatas teman saja.


Rabu, 14 Januari 2015

Cinta Dalam Diam

Aku tau aku emang bukan yang kamu harapkan tapi aku tau akulah orang yang mengharapkanmu walau takkan pernah kau anggap karena aku menyimpan perasaan ini tanpa aku ucapkan sedikitpun. Dalam doaku selalu ku sebutkan namamu walaupun aku tak pernah ada dalam bait doamu. Inikah sakitnya cinta dalam diam?

Dikala orang-orang telah bahagia dengan orang yg dicintainya namun aku? Aku terus mengharapkan mu entah sampai kapan perasaan ini akan berlanjut. Aku takut mengungkapkan ini, aku takut kalo kamu menjauh sama seperti wanita-wanita yg telah aku cintai sebelumnya.

Dalam hal ini aku tau akulah orang yg paling salah karena aku mencintaimu dalam diam aku hanya pengecut yang tak berani mengungkapkan cinta aku masih takut untuk patah hati kesekian kalinya. Melihat mu dekat dengan teman-teman ku membuat rasa sakit ini semakin menjadi-jadi. Kadang aku ingin menangis senangis-nangisnya sampai air mata ini telah habis tak ada setetespun yg tersisa.

Aku ingin curhat namun aku tak bisa aku masih takut curhat kepada temanku tentang perasaan ini. Setelah sekian lama aku memendam perasaan ini aku masih tak mendapatkan mu juga ingin aku lari ke hutan teriak sepuas-puasnyanya hingga suara ini tak terdengar oleh siapapun. Namun apalah daya ini aku hanya seorang anak manusia yang tak mungkin lari dari kenyataan ini.

Sosokmu yang membuatku bertahan sekuat ini. Yaa mungkin aku setiap ketemu orang senyum, namun dalam hatiku terpendam sejuta perasaan yang dapat membunuhku ini. Sebenarnya akulah yang paling membutuhkan hiburan dikala aku seperti ini.

Entah sampai kapan kah aku akan terus menyimpan perasaan ini. Perasaan yang sebenarnya dapat aku hapus. Namun jika ku hapus perasaan ini, ini akan semakin membunuhku, aku tersiksa oleh perasaan ini. Tak ada kah seseorang yang dapat mendengar teriakan dam keretakan hati ini?

Aku ingin ungkapkan namun aku takut, aku sangat takut. Jikalau saja kau mendengar teriakan hati ini takkan kau tega mendengarnya. Kisah cinta yang terulang pada saat aku masih smp ini membuatku bertahan.

Karena aku telah mengambil hikmahnya bahwa cinta tak harus memiliki, sehingga akan terus ku simpan perasaan ini. Ku harap engkau tak pernah tau akan perasaan ini, karena akan sangat menyakitkan bagi ku bila kau tau akan perasaan ku.


Minggu, 11 Januari 2015

Tak Berbalas

Hari-hari terasa begitu cepat yaa???
Aku yang biasanya memanjangkan lengan baju tetapi kali ini menyingsingkannya
Matahari mulai menyilaukan ruangan kelas ini
Ku rasa musim panas telah tiba

Sawah yang hijau di pinggir sekolah
Ingin ku melihatmu di kelas ini dan kita mengerjakan tugas bersama-sama

Senyummu...
Membuat hati ini seperti tertiup angin
Kau yang sedang mengerjakan tugas
Senyummu...
Kau pun menoleh ke arah ku namun aku hindari tatapan itu.
Kau senyum kepadaku, senyuman yang belum pernah ku lihat sebelumnya.

Matahari mulai menyinari ruang kelas ini
Saat yang tepat untuk aku terbuai dalam lamunan ini
Ku lihat kamu yang duduk beberapa meja di depan ku dengan anak cowok lain
Membuat rasa sakit timbul di dada.

Aku menyukaimu lebih dari seorang teman
Walau tak terucapkan tak apa
Hanya pada sosok mu lah aku melabuhkan perasaan ini

Kesedihan ini...
Yaa ku ingin miliki dirimu walaupun dalam mimpi
Kesedihan ini...
Cintaku yang tak terbalaskan membuatku terpukul
Kau pun kembali menoleh
Saat itu juga mata kita bertemu dan aku sadar hanya sebatas teman

Kerudung putih mu itu disatukan oleh peniti
Peniti itu tak akan bisa ku tangkap
Jika ku sentuh peniti itu maka akan hilanglah segala ilusi ini

Janganlah kau lepas peniti itu
Tetaplah seperti itu
Seperti diriku yang berusaha
Janganlah kau lepas
Tetaplah menjadi gadis yang menggunakan peniti itu.


Senin, 05 Januari 2015

Lari, Kejar, dan Tak Dapat

Berlari
Yaa aku akan terus berlari mengejar dirimu yang tak akan pernah menganggapku. Aku akan tetap terus mengejarmu sekuat yang aku bisa sekuat usaha yang ku keluarkan walau hasilnya belum tentu memuaskan.

Dalam hatiku seperti ada bisikan yang mengatakan aku tidak boleh menyerah mengejarmu walau aku tak kuat lagi. Entah malaikat atau iblis yang membisikan ku.

Dalam hidupku aku tidak pernah diajarkan bagaimana caranya untuk menyerah, aku diajarkan untuk tetap berjuang, berjuang, dan berjuang. Tak peduli akan hasilnya.

Kamu pernah gak, ngerasain rasanya lari diatas treadmill? Ya itulah yang kurasakan. Lari terus melangkahkan kaki walaupun larinya yaa disitu-situ aja. Yaa seperti diriku, yang akan mengejarmu tetapi diriku tetap disitu tak ada kemajuan dan tak ada pemunduran dari awal aku mengejarmu.

Tapi kamu tau kan hasil dari lari diatas treadmill? Yaa badan jadi kurus. Seenggaknya yaa gitu walaupun aku tak mendapatkanmu aku dapat mengambil HIKMAHnya hehehe.